Posted on Leave a comment

Kewajiban Seorang Istri

Duh … klau sudah bahas kewajiban istri rasanya berat ya, tugas istri itu. Memang suatu amanah itu akan terasa berat bila kita tidak ikhlas dalam menjalankannya. sebaiknya kita tahu apa saja kewajiban istri agar kita bisa ikhlas dalam menjalankan kewajiban kita sebagai istri. berikut adalah kewajiban seorang istri:

  • Patuh pada suami, patuh adalah hal pokok yang mutlak harus dilakukan oleh seorang istri. kecuali suami memerintahkan patuh pada hal yang melanggar aturan Allah barulah eorang istri memiliki hak bahkannwajib untuk menolak.
  • Pandai mengambil hati suami melalui makanan dan minuman, jangan lupa hal bukan berarti istri harus memasak semuanya sendiri loh. banyak jalan menuju Roma. saat ini banyak warung dan rumah makan yang menyediakan berbagai jenis makanan. istri harus memiliki inisiatif untuk menyediakan semuanya sesuai selera berdua. bahkan kalau ada kelebihan rejeki bolehlah mengangkat seorang asisten rumah tangga untuk meringankan tugas istri, karena bagaimanapun menyediakan makanan adalah tugas suami.
  • Mengatur rumah dengan baik, suami menitipkan rumah dan hartanya paa istri. maka selanyaknya istri menjaganya dengan baik.
  • Menghormati keluarga suami, perlu kita sadari bahwa suami kita tidak langsung menjadi dewasa. suami kita seperti sekarang adalah berkat jasa kelurganya terutama orang tuanya. maka serang istri wajib menghormati orang tua dan saudara suaminya.
  • Bersikap sopan dan penuh senyum pada suami, hal ini bukan sesuatu yang sulit kita lakukan. semoga kita selalu diberikan kemudahan untuk melakukan hal ini. disadari atau tidak terkadang karena kelelahan seorang istri melupakan hal ini. padahal ini harus selalu kita jaga.
  • Tidak mempersulit suami dan selalu mendorong suami untuk lebih maju, tidak seorang istripun yang ingin mempersulit suaminya. istri yang baik adalah istri yang selalu mendorong suami untuk selalu berbuat kebaikan tanpa lelah.
  • Ridho dan syukur terhadap apa yang diberikan suami, apapun yang diberikan suami adalah yang terbaik buat keluarga. tidak ada sedikitpun alasan istri untuk protes atau merasa kurang dengan pemberian suami.
  • Menjaga harta kekayaan suami saat suami tidak ada di rumah, harta suami adalah harta kita juga. maka sudah barang tentu menjaga harta suami adalah kewajiban kita.
  • Selalu berhemat dan suka menabung atau dapat mengatur kondisi keuangan keluarga, sebanyak apapun uang yang kita terima tidak akan cukup bila kita boros dalam membelanjakannya. maka berhati-hatilah, berhemat, dan rencanakan dengan baik keuangan keluarga. berapapun yang diberi suami syukuri, insyaallah akan ditambah nikmatnya.
  • Selalu berhias dan bersolek untuk suami, ada kalahnya seorang istri lupa berdandan saat berada di rumah. sering kali seorang istri lupa untuk siapa dia berdandan. saat ada acara undangan, atau sekedar arisan, atau kegiatan lainnya yang mengharuskan keluar rumah ia akan dandan habis-habisan. kebalikannya saat di rumah asyik dengan daster kumalnya yang nyaman. padahal suami kitalah yang mesti kita utamakan.

Semoga kita semua sebagai istri dapat menjalankannya dengan baik apa yang menjadi kewajiban kita. setiap hari adalah waktu untuk perbaikan diri, terutama untuk saya yang masih awam dan sangat kurang pengetahuannya. semoga Allah memudahkan langkah kita untuk menjadi istri yang shalihah. Aamiin.

Posted on Leave a comment

Latihan sholat saat diperjalanan

Foto ini diambil saat perjanan  ke Malang. ditengah perjalanan kita mampir sholat, lucu nya sikap anak2 saat belajar sholat.

Iko langsung ambil di posisi imam cuma gerakannya sontek pak Dhe di belakangnya, semoga besok betul-betul bisa menjadi imam. Arsy 2 th bengong aja ngamatin. Semoga kalian semua menjadi anak-anak shalih. Aamiin ya robbal alamin.

Posted on Leave a comment

Berdamai dengan Gadget

Rovolusi industry 4.0 cepat atau lambat akan sangat mempengaruhi dunia pendidikan. Kecanggihan teknologi dari waktu ke waktu semakain berkembang kearah yang lebih modern dan lebih canggih. Apalagi pada generasi muda jaman sekarang, bukan  suatu hal yang baru kalau anak remaja mempunyai gadget seperti smartphone dan komputer tablet seperti ios, windows, ataupun  android. Saat ini gadget dikalangan remaja tidak hanya digunakan sebagai media komunikasi saja, gadget dikalangan remaja sudah mejadi alat multi fungsi. Hampir disemua lini kehidupan  banyak menggunakan gadget sebagai alat bantu.

Kamera salah satunya dapat dimanfaatkan oleh para pengguna gadget untuk mengabadikan moment – moment pribadinya, selain itu fasilitas sosial media juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para remaja untuk bersosialisasi ataupun menunjukan kreatifitas yang mereka punya.

Hampir semua anak remaja sudah memiliki gadget. Kebanyakan siswa yang memiliki gadget selalu membawa gadget mereka ke sekolah. Menyikapi hal ini tak jarang mereka menggunakan gadget selama jam sekolah. Manfaat dari gadget sendiri bermacam-macam selain untuk menelpon, bisa juga  untuk menghitung, mengakses internet, mengirim pesan, bermain games, dan jejaring sosial terbuka seperti facebook atau twitter.

Efek yang kurang menguntungkan adalah kecanduan gadget. Tanda-tanda seorang remaja sudah kecanduan gadget yaitu apabila  penggunan gadget dalam sehari bisa lebih dari 6-8 jam bahkan lebih dalam, dampak lain dapat mengubah perilaku anak menjadi individualisme yaitu lebih senang bermain dengan ponsel daripada bermain dengan lingkungan sekitar. Kecanduan gadget juga dapat berdampak pada kesehatan yang membuat aktivitas fisik mulai menurun sehingga meminimalisir pergerakan, bahkan cenderung tidak bergerak saat memegang ponsel.

Menurut statistik lembaga riset pemasaran digital perkiraan e-marketer pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah itu. Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna smartphone terbesar keempat yang aktif di dunia setelah China, India, dan Amerika. Indonesia tidak jauh berbeda dengan India. Penetrasi internet di Indonesia pada 2014 menurut statistik live internet, berada pada kisaran 17% dan persentase penduduk Indonesia yang melakukan pembelian online baru sekitar 16%. gadget. Jangan jadikan gadget sebagai musuh dalam dunia pendidikan, cepat atau lambat dunia kita dipaksa untuk menyukai gadget, jadi kenapa tidak kita siapkan saja kurikulum berbasis gadget.

Sebenarnya hal ini bukanlah hal baru lagi untuk daerah perkotaan, karena berbagai kemudahan yang kita jumpai. Dunia tranportasi ada go jek dengan berbagai jenis layanan, grab juga tidak jauh beda dngan gojek.semakin banyak pilihan makin memudahkan kita dalam memilih. Dunia  kuliner kita kenal go food yang memudahkan kita untuk memesan makanan tanpa perlu keluar rumah. Keperluan wisata dan akomodasi juga banyak fasilitas dari internet semacam tiket.com, pegi-pegi yuk, Mr. Aladin dan lain- lain. Dunia belanja juga diramaiakan dengan aneka market place yang banyak memberikan banyak kemudahan baik layanan maupun sistem pembayarannya.

Yang paling baru untuk dunia edukasi adalah ruang guru.com. yang menawarkan kemudahan dibidang edukasi online. Aplikasi berbayar ini sangat mendorong perkembangan dunia pendidikan apalagi dengan pengguna yang tiap hari bertambah secara signifikan.

Bercermin dari beberapa hal diatas cepat atau lambat dunia pendidikan pun akan dipaksa berkiblat pada teknologi yang berbasis android, ios ataupun windows. Dengan adanya raport online ikut serta mempercepat kemajuan teknologi pada dunia pendidikan.  Maka tidak semestinya kita melawan gadget di sekolah. Bukan lagi jamanya dilarang membawa gadget ke sekolah. Justru sebaliknya siswa kita anjurkan membawa android untuk menunjang kegiatan belajar mereka tentu saja dengan beberapa syarat dan ketentuan, disini peran serta guru yang akan mengambil andil besar dalam pembatasan penggunaan android di sekolah. Untuk memaksimalkan penggunaanya selain untuk akses raport online yang saat ini terbatas penggunaaanya pada sekolah tertentu, CBT (Computer Based Test) .

Beberapa contojh kegiatan pembelajaran yang dapat menggunakan gadget, misalnya untuk pelajaran seni guru tidak perlu membawa semua perlengkapan lukisnya ke sekolah melainkan cukup memberikan link kepada anak didiknya untuk membuka situs yang dimaksud. Jadi siswa tingal menyalin linknya dan belajar melalui situ tersebut. Sementara untuk kegiatan praktek tidak harus dilakukan disekolah. Peserta didik bisa melakukanya di rumah dan mendokumentasikan kegiatannya, lalu mengirimkan hasil rekaman video kegiatannya melalui email atauan what up untuk dinilai gurunya di sekolah. Sangat sederhana dengan begini siswa tidak perlu terlalu lama di sekolah dan bisa mengerjakan tugasnya dengan waktu yang dapat menyesuaikan dengan dirinya.

Secara tidak langsung penggunaan android akan mengurangi beban guru di dalam KBM tapi disisi lain gadget akan berpotensi mengurangi jumlah pekerjaan guru yang pada akhirnya berujung pada pengurangan tenaga manusia, karena semua telah mampu di tangani oleh komputer. Contohnya sekarang koreksi tidak lagi manual melainkan langsung memakai mesin scanner dan langsung keluar nilai hasil ulangannya.

Jangan jadikan gadget sebagai musuh dalam dunia pendidikan, cepat atau lambat dunia kita dipaksa untuk menyukai gadget, jadi kenapa tidak kita siapkan saja kurikulum berbasis gadget. Semoga semua inovasi buatan manusia yang bernama gadget dapat membawa kebaikan buat semua. Tidak ada alasan untuk menghindarinya. Lebih baik kita berdamai dengan menguasai dan mengekplorasi sesuai dengan bakat dan keinginan kita sebagai manusia yang berakal.

Posted on Leave a comment

Rindu Ayah

Kata orang antara benci dan cinta beda tipis. Tapi bagaimana aku bisa membedakannya, masih sulit meskipun aku pernah mengalami keduanya.

Aku adalah Artya seorang anak kelas tujuh yang sangat menyukai seni lukis. Namaku adalah pemberian Ayah yang diambil dari kata art sehingga nama lengkapku sekarang adalah Artya Sudirja . Nama belakang adalah nama ayahku yang merupakan keturunan orang Jogya, sedangkan ibuku asli Surabaya.

Aku dulu berpikir bahwa ayahku adalah kekasihku. Aku belum paham secara pasti apa itu kekasih dan bagi anak kelas lima Sekolah Dasar kekasih adalah orang yang selalu siap sedia saat kita membutuhkan. Nah itulah ayahku, sepanjang yang kutahu saat itu. Ayah selalu ada saat kubutuhkan. Ayahlah yang merangkaikan bunga untuk dipakaikan di kepalaku, ayah pula yang mengajarkanku naik sepeda, ayah pula yang mengajariku ilmu bela diri agar aku tidak digoda oleh teman-temanku yang jail.

Aku masih ingat kenangan malam itu, betapa hancur hati ibu dan aku saat Ayah berpamitan hendak meninggalkan kami, waktu itu usiaku hampir 12  tahun. Malam itu ayah pamit akan pergi dalam jangka waktu yang lama. Aku bilang aku ingin menemani tapi ayah tidak mengijinkan kami serta. Saat kutanya ayah kemana, ayah hanya diam. Saat kutanya siapa yang akan melindungiku, ayah cuma menjawab singkat, Allah yang akan melindungiku.

Kulihat sorot mata ayah sangat yakin, seyakin saat aku mengalami kegagalan dan terjatuh dari sepedaku tapi ayah meyakinkanku aku akan segera bisa mengayu sepedaku sendiri.

“Ayah jangan pergi malam ini, kami membutuhkanmu Ayah.” Kataku mencoba merubah keputusan ayah.

“Ibu, tolong bilang Ayah. Jangan biarkan ayah pergi.” Kulihat ibu cuma menangis disudut ruangan tanpa mampu berbicara.

Kutahu ibu terluka, hingga tak mampu berbicara. Yang kutahu saat itu air matanya berlinang, namun tidak dapat berbuat banyak. Dengan terpaksa kami melepas kepergian ayah.

Itulah pertemuan terakhir dengan ayahku tercinta Arya Sudirja, seorang dokter spesialis bedah yang memilih mengabdikan dirinya pergi ke Suriah yang terletak di Timur Tengah dalam misi kemanusiaan.